Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Buddy Review: Tahfidz for Kids (TAFKO)

Gambar
Bismillahirrahmaanirrahiim.... Setelah melewati pekan yang padat merayap dengan keriuhan Questival Kemerdekaan, saatnya kembali mereviu jurnal ibu pembaharu lainnya. Buddy review saya kali ini adalah Mbak Ni'matur Rosyidah atau biasa dipanggil dengan Mbak Ni'mah dari regional Balikpapan Raya.  Secara keseluruhan, jurnal yang ditulis Mbak Ni'mah cukup baik. Anggota tim Mbak Ni'mah sangat banyak dan beberapa diantaranya adalah mahasiswi Kampus Pembaharu. Wah, senang banget rasanya! Tentu aura positif dan semangat tim dapat dibangun dengan sangat mudah karena para ibu pembaharu bisa saling menyemangati satu dengan lainnya. Problem statement tim Mbak Ni'mah adalah Tahfidz for Kids (TAFKO). Wah, penasaran banget ini sebenarnya dengan asal muasalnya TAFKO, tapi Mbak Ni'mah tidak merinci secara detail proses peleburan problem statement  setiap anggota tim menjadi TAFKO. Meskipun demikian, saya dapat menangkap gambaran besar tentang TAFKO dari metode starbursting yan

Understanding Our Problem: Kebiasaan Bangun Siang pada Anak-anak

Gambar
Bismillahirrahmaanirrahiim.... Pekan ini minggu yang sibuukkk, hahaa. Pada pekan ini kami diminta untuk menyelami masalah kembali. Eh, kok, gak selesai-selesai ngulik masalahnya? Ternyata oh ternyata, baru banget kerasa jelas ini apa aja akar masalahnya setelah melakukan metode starbursting .  Starbursting adalah suatu teknik menyelami masalah dengan cara mengumpulkan berbagai pertanyaan 5W1H (WHAT, WHO, WHEN, WHERE, WHY, dan HOW). Setiap komponen 5W1H terdiri dari minimal tiga pertanyaan. Khusus WHY, setiap pertanyaan akan memiliki lima pertanyaan turunan. Kenapa menyelesaikan masalah dengan pertanyaan? Karena kata Bu Septi, dengan bertanya ... daya kreativitas dan imajinasi kita semakin berkembang. Selain itu, orang yang bertanya juga sebenarnya sudah dipastikan dapat menjawab pertanyaan tersebut. Terus terang, pekan ini saya agak jungkir balik membangun semangat tim dan saya sendiri. Dua orang di tim saya mengundurkan diri karena harus merawat keluarga yang terpapar covid-19 dan ad

Buddy Review 2: Manajemen Waktu

Gambar
Bismillahirrahmaanirrahiim.... Yashh , pekan ini giliran mereviu jurnal ibu pembaharu lainnya. Kali ini buddy review saya adalah Mbak Dyani Primasari dari regional Yogyakarta. Wah, saya kalah gercep lagi ini karena Mbak Dyani duluan menghubungi saya saat list buddy review dibagikan oleh Mantika. Hihi, keren semangatnya! Mbak Dyani menganalisis permasalahan tentang manajemen diri. Untuk mereviu jurnal Mbak Dyani tentang membangun tim yang solid ini, saya perlu mendalami kembali problem statement Mbak Dyani. Kenapa itu penting? Hal ini berkaitan dengan peran dan tugas yang akan dijalankan oleh tim Mbak Dyani.  Sebenarnya, terus terang saya agak bingung, karena dari problem statement yang Mbak Dyani ulas di jurnal sebelumnya, Mbak Dyani tidak memilih satu permasalahan dalam problem statement untuk dianalisis lebih dalam. Di awal diskusi, Mbak Dyani bilang bahwa permasalahan yang diangkat adalah tentang manajemen waktu. Akan tetapi, dalam jurnal yang lalu, Mbak Dyani justru merangkumny